Pada suatu hari di kerajaan matahari,
hiduplah dewa-dewi yang menjaga
dan memberikan kehidupan bagi manusia
di bumi dan negri-negri didalamnya,
Guruminda,
aku menugaskanmu
untuk menjaga
alam dibumi.
Baik Dewi!
Kerajaan
Matahari
Tetapi, bukannya menjaga alam di Bumi, Guruminda malah bermalas-malasan,
Dan berbohong telah menjaga alam di Bumi.
Dewi pun mengetahuinya. Ia segera memanggil Guruminda dan menghukumnya karena telah berbohong.
Guruminda,
kamu malas dan
telah berbohong
kepadaku.
Tapi Dewi,
maafkanlah
kesalahanku.
Aku akan
menghukum
dirimu!
Tidak bisa.
Bumi
Sang Dewi menghukum Guruminda dan
Meniupnya dengan angin kencang,
hingga jatuh ke Bumi tempat manusia berada.
Guruminda dihukum ke Bumi selama
100 tahun untuk berbuat kebaikan
kepada sesama manusia.
Guruminda
menutup
matanya
Guruminda
Terhempas
Kencang
Ia pun
terjatuh
dihutan
Tolooong!!!
Guruminda pun dikutuk menjadi seekor lutung
Tubuhku..
Berubah??
Lutung pun tersesat ditengah hutan
Kemudian ia sadar banyak hewan-hewan penghuni hutan melihat
dirinya jatuh dari langit dan berubah menjadi lutung
Sang Rusa bertanya kepadanya.
Akhirnya Lutung mengetahui bahwa
mereka hewan-hewan baik penghuni Hutan
dan Bumi ini. Maka Lutung ingin
berteman dengan mereka.
Aku
Lutung
Kasarung
Guruminda menamai diri nya sendiri Lutung Kasarung. Lutung berarti
hewan yang menyerupai seekor kera. Dan Kasarung dalam bahasa
Sunda berarti tersesat.
Lutung Kasarung adalah
kera yang tersesat.
Ia menyesalinya dan menjalani hukumannya selama 100 tahun.
Ia pun hidup berdampingan dengan hewan-hewan lainnya.